Membangun Apartemen dalam Dua Minggu

By - January 20, 2018 No Comment

JagoanInfo – Bangalore, salah satu kota di India yang memiliki masalah perumahan. Untuk itu, beberapa orang India mencoba membangun apartemen dalam waktu dua minggu.

Ibukota selalu menarik perhatian lulusan dan professional muda di setiap Negara. Hal itu berarti semakin bertambahnya kebutuhan rumah untuk dibangun. Padahal harga apartemen / rumah tidak murah. Di India sendiri harga rumah naik  130 % sejak tahun 2010.

Namun, ada sebuah solusi yang memungkinkan orang untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau. Adalah Hemant Attray dan Rajeah Kotta yang mempunyai ide membangun perumahan dengan harga murah ini.

Untuk membangun sebuah rumah, biasanya dibutuhkan waktu sekitar 18 bulan sampai tiga tahun dengan metode tradisional. Sekarang perusahaan telah menemukan cara untuk memotongnya menjadi dua minggu dengan mendasarkannya pada wadah pengiriman buatan sendiri.

Apartemen tersebut dinamakan SquarePlums, yaitu sebuah apartemen studio berperabot lengkap dengan ukuran 200 kaki persegi. Mereka mendesainnya dan kemudian menggunakan kontraktor untuk membangunnya. Beberapa dapat dibuat pada saat yang sama, dan mereka menumpuknya dengan mudah, yang berarti sebuah kompleks 50-apartemen dapat siap untuk penyewa dalam waktu dua bulan.

SquarePlums memiliki dua kompleks semacam itu dalam karya-karya ini, yang akan diungkapkan pada bulan depan. Menyewa apartemen akan menghabiskan biaya 18.000 rupee atau $ 250 per bulan. Harga yang cukup murah dibandingkan apartemen saat ini.

Kekurangan SquarePlums saat ini adalah tidak dapat beradaptasi dengan suhu musim panas di India yang sangat tinggi. Selain itu, SquarePlums juga harus menambahkan lapisan isolasi dan memperluas dimensi di luar ukuran wadah pengiriman rata-rata.

Mereka juga menambahkan fitur yang sesuai dengan status Bangalore sebagai “Silicon Valley” India. Apartemen dapat juga difungsikan sebagai ruang kantor untuk pemula. Perlengkapan yang diusung yaitu tempat tidur yang dapat dilipat menjadi papan tulis putih dan meja makan dapat diubah menjadi sederetan meja.

“jika saya menutup mata Anda dan membawa And ake dalam rumah tersebut, Anda tidak akan menyadari bahwa Anda berada di dalam sebuah container,” kata Attray.

SquarePlums menginginkan lebih banyak umpan balik sebelum mempertimbangkan untuk merancangnya ke kota-kota lain di sekitar india.

Tapi Attrey yakin itu akan lepas landas.

“Keseluruhan pengalaman sebenarnya adalah ruang tamu yang sangat chic yang tercipta dalam ruangan yang  kecil,” katanya. “Dan Anda tidak perlu merasa bahwa Anda berada dalam sebuah kotak.”

 

Artikel Menarik Lainnya:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.