Digital Nomad, Petualang Digital Sambil Dapat Duit

By - December 27, 2017 1 Comment

JagoanInfo – Pada jaman Now banyak yang bekerja sebagai Digital Nomad, sebutan dari petualang digital sambil dapat duit.

Uniknya, sebagian besar dari mereka adalah para anak muda generasi Millennial. Sebagai digital nomad, mereka tidak lagi bekerja dibatasi dengan ruang dan waktu. Mereka dapat bekerja sambil berpelesir ataupun pada malam hari. Mereka mengaku tidak betah bila bekerja di kantor atau hilang kreativitas.

Selain itu, saat ini begitu banyak generasi millennial Indonesia yang bekerja sebagai digital nomad. Siapa yang tidak ingin bekerja dengan mengatur jam kerjanya sendiri, mengatur jadwal libur dan urusan keseharian sendiri? Hampir setiap orang mendambakannya. Oleh karena itulah, digital nomad menjadi salah satu profesi yang sangat banyak penganutnya.

Teknologi Yang Semakin Canggih

Pada jaman dahulu, yang namanya bekerja itu pastilah berangkat pagi pulang malam, duduk manis dikantor, kemudian dibayar. Itulah harapan kebanyakan orang tua pada anaknya. Namun, jaman yang telah berubah membuat orientasi masyarakat berubah. Para anak muda lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan konsumennya dengan cara yang tidak mengikat dirinya dan meng-employee dirinya sendiri. Tentu saja, hal itu dibarengi dengan adanya permintaan pasar yang signifikan. Sehingga bisa dikatakan bahwa pola dan jenis konsumsi masyarakat telah berubah.

Dari semula yang hanya berupa sandang, pangan, papan, menjadi kebutuhan rohani (misalnya berlibur), kemudian sekarang, menjadi konsumsi tanpa batas ruang dan waktu yang dipenuhi oleh adanya internet. Mereka menjadi konsumtif akan cara berpakaian, tempat makan yang enak, dan juga tempat berlibur yang menyenangkan. Pesan-pesan implisit itulah yang berhasil ditangkap oleh anak muda jaman Now untuk memenuhi pundi-pundi mereka.

Sebagai contoh, Raditya Dika, berhasil menjadi blogger dengan jumlah pengikut yang fantastis.

Sebagai sosok anak muda yang dinamis, Raditya Dika berhasil memadukan gaya tulisan dengan humor-humor segar dengan keindahan lifestyle. Ia telah mengarungi samudera sebagai digital nomad yang sukses, namun tetap memiliki sisi kehidupan yang konvensional, yaitu memilih untuk menikah.

LIfestyle mereka sebagai digital nomad masih tetap mempertahankan kultur (budaya) masyarakat Asia yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga di masyarakat. Begitulah kira-kira contoh kehidupan anak muda digital nomad jaman now.

Artikel Menarik Lainnya:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.