Awet Muda Bukan Mimpi?

By - December 28, 2017 No Comment

Jagoan Info – Sejak dulu orang berangan-angan untuk dapat hidup selamanya. Saat ini, hal itu makin mendekati kenyataan. Adalah stem cell embrio yang membuat awet muda bukan lagi sebuah mimpi, yaitu dengan mengupgrade sel-sel mati.

Namun, hal ini masih menimbulkan pro dan kontra, mengingat bahwa teknologi awalnya mengambil stem cell dari sebuah embrio, sehingga untuk membuat seseorang awet muda dikorbankanlah satu kehidupan lainnya.

Bagi yang pro menganggap bahwa itu dapat dilakukan mengingat fungsinys yang luar biasa untuk kesehatan, misalnya tidak ada flek hitam akibat penuaan, sakit leher belakang, dan punggung., mengurangi kelelahan, meningkatkan energy tubuh, dan meningkatkan kualitas jiwa dan raga manusia,

Inovasi Stem Cell

Adapun Negara yang sedang getol melakukan percobaan ini adalah Negara Jepang. Dalam penemuan terbarunya, stem cell tidak lagi diambil dari embrio melainkan membuat sel iPS (Induced pluripotent stem cells) sendiri.

Shinya Yamanaka, Perain Nobel tahun 2012 di bidang fisiologi atau kedokteran bersama John B Gurdin yang berhasil menemukan cara terbaru ini. Bekerja sama dengan pelopor dunia dalam riset dan produksi asam amino, Ajinomoto Co, mereka mengembangkan media kultur yang ideal untuk riset iPS tersebut.

Media kultur tersebut merupakan campuran antara asam amino, vitamin, glukosa, lemak, factor-faktor pertumbuhan, dan sejumlah kecil mineral yang penting untuk perkembangan sel.

Tahun 2010, Shinya Yamanaka membuat suatu program yang disebut CiRa, Pusat Riset dan Penrapan iPS. Salah satu yang dikembangkan saat ini adalah StemFit. StemFit adalah media kultur dengan kualitas dan performa tinggi.

Pertumbuhan sel dalam kultur StemFit memiliki laju pertumbuhan tinggi. Hal ini  menjadikan riset hemat biaya dan juga lebih efisien.

Seperti diketahui, hambatan terbesar dalam obat regenerative  dengan menggunakan sel iPS adalah biaya dan waktu untuk memproduksinya. Sehingga stok yang tersedia bagi lembaga riset dan rumah sakit di seluruh dunia ini diharapkan memberikan dampak positif.

Terapi ini awal mulanya dilakukan untuk menangani kelainan penyakit degenerative. Dalam perkembangannya diketahui sel ini juga dapat membantu membangun jaringan kulit.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.