Kemampuan Robot dalam Membaca

By - January 16, 2018 1 Comment

JagoanInfo – Robot akan segera datang. Mereka (robot) telah mampu membaca, bahkan lebih cepat daripada kemampuan manusia dalam hal tersebut.

Diketahui, dalam sebuah kompetisi di Stanford University, robot mengalahkan menusia dalam kemampuan comprehensive reading test. Ini adalah pertama kalinya sebuah robot mampu mengalahkan manusia dalam hal membaca”, kata Alibaba.

Tes tersebut dirancang oleh pakar Artificial Intelligence di Stanford untuk mengukur kemampuan membaca komputer. Perangkat lunak Alibaba ini adalah perangkat yang pertama kalinya mampu mengalahkan skor manusia.

“Tes semacam ini tentu menjadi tolok ukur yang berguna untuk mengetahui sejauh mana perjalanan Artificial Intelligence kita,” kata Andrew Pickup, juru bicara Microsoft. “Namun, manfaat sebenarnya dari Artificial Intelligence adalah bila digunakan dapat selaras dengan manusia,” tambahnya

Teknologi dapat diterapkan secara bertahap ke berbagai aplikasi seperti layanan pelanggan, tutorial museum dan tanggapan online terhadap pertanyaan medis pasien, mengurangi kebutuhan akan masukan manusia. Alibaba telah menerapkan teknologinya untuk mengerjakan Singles Day dengan menggunakan komputer untuk menjawab sejumlah besar pertanyaan layanan pelanggan. Singles Day adalah  bonanza belanja terbesar di dunia,

 

Kecemasan Dunia pada Kehadiran Robot Artificial Intelligence

“Hal tersebut merupakan suatu “kehormatan besar”, namun perlu diingat bahwa hal tersebut akan membuat sebagian manusia kehilangan pekerjaan”, kata luo Si. kepala peneliti, di sebuah perusahaan China yang melakukan riset Artificial Intelligence.

Artificial Intelligencesudah menyebabkan gangguan pada industri di seluruh dunia. Sebagai contoh,¬†Artificial Intelligence menggantikan pekerja gudang dengan robot, mengoperasikan mobil yang mengemudi sendiri dan bahkan membantu petani menanam tanaman lebih baik. Presiden Rusia, Vladimir Putin memprediksi bahwa siapapun yang menjadi pemimpin dalam Artificial Intelligence “akan menjadi penguasa dunia”. China membuat dorongan besar untuk menjadi kekuatan yang dominan. Beijing mengatakan ingin negara tersebut menjadi pemimpin dalam Artificial Intelligence pada tahun 2020. Pada bulan Juli, pejabat pemerintah menetapkan tujuan untuk membangun industri Artificial Intelligence dalam negeri seneilai hampir $ 150 miliar dalam beberapa tahun ke depan.

Beberapa perusahan besar lain yang juga telah mengajukan model Artificial Intelligence ke proyek Stanford tersebut antara lain Facebook, Tencent, dan Samsung.

 

Artikel Menarik Lainnya:

 


 

 

 

 

 

1 Comment

  1. Tutorapk.com

    wwah ternyat bisa juga ya robot membaca,, pinter nih robotnya

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.