Tesla Ancaman Bagi Mobil Listrik China?

By - January 18, 2018 No Comment

JagoainInfo – Selain Tesla, banyak pabrikan otomotif yang memproduksi mobil listrik. Salah satunya adalah mobil listrik China. China mengatakan bahwa Tesla adalah ancaman bagi mobil listrik China, namun mereka sesumbar bahwa mobilnya adalah sebuah tantangan bagi Tesla.

China selalu dipandang sebagai pasar yang menarik. Sejumlah konsumen potensial telah menyulitkan perusahaan besar untuk mengabaikan negara tersebut. Demikian juga Tesla. I a membuat kesepakatan untuk membangun pabrik di China tahun lalu.

“Saya pikir itu langkah yang tepat untuk mereka. Itu akan mengurangi biaya produksi dan pengiriman mereka,” kata Lou Hsieh, CFO mobil listrik China Nio. Beliau menjawabnya sebagai alih-alih pertanyaan apakah Tesla akan menjadi ancaman. “Kami pikir ini akan menjadi pasar yang sangat kompetitif dan mereka harus berada disini karena ini adalah pasar mobil terbesar di dunia. Seandainya Tesla merupakan ancaman bagi mobil listrik china, kami pikir mobil listrik china lebih dari sekadar tantangan,” lanjutnya.

Produsen utama dan pembuat mobil asing yang mapan seperti GM, Volkswagen, BMW, dan Mercedes juga mengincar pasar mobil listrik di China. Hsieh mengatakan bahwa perusahaan tersebut pada akhirnya bisa menjadi pesaing Nio, namun ancamannya saat ini hanya bersifat teoritis.

Start up China lainnya, Byton, baru-baru ini mengumumkan masuknya ke pasar. Hsieh mengungkapkan sedikit optimisme tentang target perusahaan tersebut, memprediksi tujuannya merilis mobil listrik pada 2019 akan tertunda.

Nio sendiri sebenarnya memiliki keunggulan di pasar lokal. Ia mendapat dukungan pemerintah setempat. Hsieh mengatakan Tesla telah mencari subsidi atau tarif bantuan dari pemerintah China. Namun, Hsieh memperkirakan Tesla tidak akan memenuhi syarat. Sedang Nio sendiri disubsidi sekitar 48.000 yuan China atau setara $ 7.380 per mobil.

Ketika ditanya tentang profitabilitas kendaraan perusahaannya, Hsieh mengatakan, “Dengan basis margin kotor, kendaraan kita akan menguntungkan.”

“Di luar kotak, mereka akan menguntungkan, kami tidak akan menjual kendaraan kurang dari yang kami bisa,” tambahnya. Selain itu dia juga menambahkan penilaian pragmatisnya, yaitu ia mencatat bahwa akan membawa Nio beberapa tahun lagi untuk jadi untung.

Nio’s ES8 saat ini dijual setengah harga dari model Tesla X. Dengan harga yang fantastis ini, pantaskah mobil listrik China menjadi tantangan bagi Tesla?

 

Artikel Menarik Lainnya:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.